Bentrokan kembali pecah di Suriah
Hari Jumat, ibukota Damaskus diguncang bom dan menewaskan paling tidak 10 orang.
Para aktivis mengatakan pasukan Suriah menewaskan 10 orang di utara ibukota Damaksus di tengah laporan tentang serangan melalui laut oleh pemberontak.
Warga sipil diperkirakan termasuk korban tewas setelah tentara yang membelot berlindung di desa Bakha.
Sementara itu, pemerintah Suriah mengatakan kelompok bersenjata menyerang unit militer di pesisir Laut Tengah dengan korban dari kedua belah pihak.
Bentrokan itu terjadi setelah Sekretaris Jendral PBB Ban Ki-moon memperingatkan pemerintah Suriah yang disebutnya “bertentangan” dengan rencana perdamaian yang didukung PBB dan Liga Arab.
Dalam perkembangan lain, pejabat Libanon mengatakan angkatan laut negara itu menyita senjata yang ditujukan untuk pemberontak Suriah.
Para aktivis mengatakan bentrokan di utara Damaskus itu terjadi setelah sejumlah tentara membelot dan mereka dikejar oleh pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad.
Mereka menyebutkan empat pemberontak dan enam warga sipil tewas namun organisasi hak asasi yang berkantor di Inggris mengatakan mereka yang tewas adalah tentara yang membelot.
Di propinsi Latakia, kantor berita Sana mengatakan unit militer berhasil menggagalkan “upaya teroris” untuk masuk ke negara itu melalui kapal.
“Sumber resmi mengatakan kepada wartawan Sana bahwa unit militer bentrok dengan teroris yang naik kapal karet, dan berhasil mengusir mereka,” lapor Sana.
“Sumber itu menyebutkan bentrokan itu menyebabkan sejumlah tentara cedera,” lanjut Sana. Namun tidak jelas berapa pemberontak yang tewas.
Di dekat Latakia, bentrokan pecah antara tentara dan pasukan oposisi di desa Burj al-Salaam di dekat istana presiden hari Sabtu (28/04) pagi, menurut para aktivis.
PBB saat ini memiliki 15 pengamat di Suriah yang bertugas mengawasi gencatan senjata yang rentan dan mulai diberlakukan tanggal 12 April.
Jumlah para pengamat yang tiba di Suriah dijadwalkan akan menjadi 30 orang pada hari Senin (30/04).
Namun bentrokan masih terus terjadi walaupun gencatan senjata ditetapkan.
Hari Jumat (27/04), ibukota Damaskus diguncang ledakan dan menewaskan paling tidak 10 orang dan melukai 20 lainnya, menurut media resmi.
Para aktivis menuduh pemerintah melakukan serangan sendiri untuk memanipulasi masyarakat internasional.
Categories: Berita Dunia Tags: Bentrokan, kembali, Pecah, Suriah
Unjuk rasa kembali berlangsung di Lapangan Tahrir
Unjuk rasa menentang pencalonan mantan pejabat pemerintahan Mubarak diserukan kelompok-kelomopok liberal.
Puluhan ribu warga Mesir berkumpul di Lapangan Tahrir di ibukota Kairo untuk menentang pencalonan para mantan pejabat pemerintahan Hosni Mubarak dalam pemilihan presiden.
Unjuk rasa ini diserukan oleh kelompok-kelompok liberal walau organisasi Islam, Ikhwanul Muslimin, mengatakan akan ikut bergabung.
Namun wartawan BBC di Kairo, Dina Demrdash, melaporkan bahwa unjuk rasa kali ini sebenarnya membawa berbagai tuntutan, sesuai dengan kelompok masing-masing.
Kelompok liberal selain menentang pencalonan mantan pejabat pemerintahan juga ingin memperlihatkan kekuatan bahwa kubu partai Islam tidak bisa begitu saja mendominasi Majelis Konstitusi, yang akan menyusun undang-undang baru.
Sedangkan pendukung partai Islam menjadikan unjuk rasa sebagai peringatan atas dibatalkannya pencalonan tokoh Ikhwanul Muslimin, Khairat al-Shater.
Sementara kaum muda menuntut agar Dewan Agung Militer -yang memerintah untuk sementara hingga presiden baru terpilih- mengundurkan diri karena menganggap mereka sebagai penghalang revolusi.
Khairat al-Shater merupakan satu dari sepuluh calon presiden yang ditolak oleh Komite Pemilihan dengan berbagai alasan walau dalam kasus al-Shater pembatalan berkaitan dengan hukuman pidana yang pernah dijatuhkan padanya.
Komite Pemilihan Mesir sudah membatalkan pencalonan mantan Kepala Intelijen Mesir, Omar Suleiman, yang juga pernah menjabat wakil presiden di bawah Hosni Mubarak.
Calon utama yang ditolak
Omar Suleiman: mantan Kepala Intelijen dan wakil presiden di bawah Hosni Mubarak.
Khairat al-Shater: salah seorang pemimpin Ikhwanul Muslimin
Hazem Abu Ismail: calon dukungan Partai Al Nour dukungan kubu Islam, Salafis
Bagaimanapun pencalonan mantan menteri luar negeri, Amir Musa, dan mantan perdana menteri, Ahmed Shafiq, tidak ditolak.
Daftar akhir dari calon presiden akan diumumkan pada tanggal 26 April, bersamaan dengan dimulainya masa kampanye.
Pemilihan presiden pertama di Mesir setelah unjuk rasa massal yang menjatuhkan Presiden Hosni Mubarak akan digelar pada 23 dan 24 Mei dengan kemungkinan diperlukan putaran kedua pada pekan pertama Juni.
Sementara parlemen Mesir sudah memulai pembahasan rancangan undang-undang yang akan melarang mantan pejabat pemerintahan Hosni Mubarak memegang jabatan pemerintah.
Namun diperkirakan perlu waktu yang panjang sebelum diberlakukan sebagai undang-undang sehingga ada kekhawatiran undang-undang belum bisa diterapkan untuk pemilihan presiden akhir Mei nanti.
RUU itu diusulkan oleh partai-partai Islam, Ikhwanul Muslimin dan kelompok Islam garis keras lainnya setelah mantan Omar Suleiman mengumumkan untuk maju sebagai calon presiden.
Selain Omar Soliman, mantan Menteri Luar Negeri, Amir Musa, juga sudah mencalonkan diri. Sejauh ini sudah tercatat 23 calon presiden yang mendaftar secara resmi.
Categories: Berita Dunia Tags: berlangsung, kembali, Lapangan, Rasa, Tahrir, Unjuk
Perundingan lanjutan tentang nuklir Iran dibuka kembali
Iran akhirnya bersedia berunding dengan negara-negara Barat tentang program nuklirnya.
Setelah sempat terbengkalai lebih dari setahun, Iran akhirnya bersedia bertemu perwakilan negara-negara Barat untuk memulai kembali putaran kedua pembicaraan soal program nuklirnya.
Perwakilan AS, Rusia, Cina, Inggris, Perancis dan Jerman akan bertemu tim juru runding Iran di Istanbul, Sabtu (14/04) ini.
Presiden AS Obama menyebut rencana pertemuan ini sebagai “kesempatan terakhir” jalur diplomasi untuk menyelesaikan persoalan program nuklir Iran.
Sebelumnya, AS menuduh Iran diam-diam mengembangkan program senjata nuklir, sehingga belakangan menyebarkan spekulasi bahwa Israel akan menyerang fasilitas nuklir Iran.
Tuduhan ini telah berulangkali dibantah oleh Iran, yang menyebut program itu murni untuk kepentingan damai.
Dalam perundingan putaran pertama yang terakhir digelar Januari 2011 lalu, hampir tidak ada kemajuan berarti.
Tetapi pada pekan-pekan terakhir ini, juru runding kedua pihak memulai pembicaraan di tingkat awal untuk membuka kembali perundingan putaran berikutnya.
Iran sempat mengusulkan Baghdad sebagai tempat lokasi perundingan, namun akhirnya Istanbul, Turki, yang dipilih
Sejumlah laporan menyebutkan, Presiden Obama telah meminta Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk menyampaikan pesan kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, agar bersedia kembali membuka perundingan tentang program nuklir negara itu.
Lokasi fasilitas pengayaan nuklir Iran yang dimasalahkan negara-negara Barat.
Kalangan diplomat Barat dilaporkan siap menghadiri pembicaraan ini, meskipun mereka tidak terlalu berharap bakal ada terobosan berarti.
“Anda tidak akan mendapatkan kesepakatan penting hanya dalam semalam, “kata seorang diplomat.
Laporan-laporan media AS menyebutkan, dalam perundingan itu, Obama akan menuntut Iran agar menutup fasilitas pengayaan uranium di wilayah Fordow, yang dibangun di dalam tanah.
Belum diketahui secara jelas apa tanggapan Iran atas keinginan AS tersebut, namun Iran disebutkan mengharapkan agar pertemuan Istanbul dapat melahirkan inisiatif baru.
“Wakil Iran akan menghadiri pembicaraan dengan inisiatif baru,” kata pimpinan juru runding Iran Saeed Jalili, melalui televisi pemerintah Iran. “Kami siap untuk berunding agar pembicaraan persoalan ini dapat bertambah maju.”
Categories: Berita Dunia Tags: Dibuka, Iran, kembali, lanjutan, nuklir, Perundingan, tentang
Bandara utama Yaman kembali dibuka
Bandara utama Yaman kembali dibuka setelah ada jaminan dari Angkatan Udara.
Bandar udara utama Yaman yang berada di kota Sanaa kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup oleh pasukan bersenjata yang mendukung Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Mohammad Saleh al-Ahmar.
Sebelumnya tentara pendukung Saleh al-Ahmar sempat melakukan serangan terhadap penjaga bandara itu pada hari Sabtu waktu setempat.
Mereka menolak keputusan Presiden Abdrabuh Mansur Hadi yang mencopot Saleh al-Ahmar dari jabatannya saat ini.
Akibat penutupan itu penerbangan komersial yang akan berangkat dari bandara itu dibatalkan.
Namun belakangan bandara itu kembali dibuka.
“Bandar udara kembali dibuka setelah kami menerima jaminan dari angkatan udara tidak akan ada ancaman lagi terhadap penerbangan dari tempat ini,” kata seorang petugas bandara kepada kantor berita AFP.
“Kami sekarang tengah menyiapkan penerbangan pertama.”
Selain mencopot al-Ahmar, pada hari Jumat lalu Presiden Hadi juga mencopot kepala pasukan keamanan penjaga presiden yang masih punya hubungan saudara dengan Saleh.
Presiden Hadi memang melakukan pembersihan besar-besaran di lingkungan militer Yaman.
Hingga saat ini masih belum diketahui apakah Jenderal Mohammad Saleh al-Ahmar telah menerima keputusan Presiden Hadi atau tidak.
Kondisi yang terjadi di Yaman ini mendapat perhatian dari Dewan Keamanan PBB, mereka menyesalkan langkah pendukung Presiden Saleh yang dinilai menghambat upaya transisi keamanan di negara itu.
Sebelumnya Presiden Ali Abdullah Saleh mengundurkan diri Februari lalu menyusul protes massal menentang pemerintahannya. Dia telah berkuasa selama 33 tahun.
Berdasarkan kesepakatan peralihan kekuasaan, Presiden Abdrabuh Mansur Hadi harus merombak Angkatan Bersenjata Yaman.
Jumat lalu ratusan ribu warga Yaman mengikuti demonstrasi guna menuntut reformasi di tubuh militer.
Polisi Prancis kembali tangkap terduga teroris
Polisi Prancis terus lakukan penggrebekan kelompok militan sejak tragedi Mohamed Merah.
Kepolisian Prancis melakukan penggerebekan di sejumlah kota untuk mencari anggota kelompok militan setelah peristiwa penembakan Mohamed Merah.
Dalam penggrebekan di Marseilles, Roubaix, Carpentras dan beberapa lokasi lain, polisi menahan sedikitnya 10 orang terduga anggota kelompok militan.
Pekan lalu, polisi juga melakukan penggerebekan dan menahan 13 orang tersangka.
Tingginya intensitas operasi kepolisian ini tak lepas dari sumpah Presiden Nicolas Sarkozy yang berjanji akan menumpas terorisme di Prancis usai tragedi Mohamed Merah.
“Pemberantasan kelompok radikal Islam akan terus digelar hingga kami berhasil mengusir orang-orang yang tak memiliki alasan berada di Prancis keluar dari negeri ini,” kata Sarkozy yang akan menghadapi pemilihan presiden bulan ini.
Penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (4/4) ini dipusatkan di wilayah selatan dan tenggara Prancis, terutama di Marseilles. Demikian dilaporkan kantor berita AFP.
Operasi penggerebekan juga digelar hingga ke kota Roubaix, di dekat perbatasan dengan Belgia.
Operasi ini digelar kurang dari sepekan setelah penyergapan sejumlah orang yang diduga terkait dengan kelompok radikal Forsane Alizza yang dilarang bulan lalu.
Namun, polisi masih berhati-hati mengkaitkan penggerebekan ini dengan operasi penangkapan Mohamed Merah di Toulouse.
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan telah mengusir lima orang ulama radikal sebagai bagian dari pembersihan kelompok radikal ini.







