Posts tagged "dokter"

Dokter Palestina terima ganti rugi

Lambang keadilan

Pengacara dokter Palestina meminta Belanda untuk menekan Libia membanyar kompensasi.

Pengadilan di Belanda memerintahkan pemberian ganti rugi sebesar US$ 1,3 juta atau kira-kira Rp11,8 miliar kepada seorang dokter Palestina yang mendekam di penjara Libia selama delapan tahun, karena dituduh menginfeksi lebih dari 400 anak-anak dengan virus AIDS.

Dokter asal Palestina, Ashraf al-Hazouz, dipenjara dan disiksa bersama lima perawat asal Bulgaria karena dituduh menginfeksi anak-anak.

Kepastian pemberikan kompensasi disampaikan oleh pengacaranya di Belanda, Liesbeth Zegveld.

“Dia belum memegang uangnya sekarang tetapi keputusan ini merupakan langkah penting menuju ganti rugi,” kata Zegveld seperti dikutip kantor berita AP, Selasa malam waktu Belanda (27/3).

Zegveld mengatakan sekarang Belanda dan Uni Eropa harus menekan pemerintah Libia untuk memberikan ganti rugi.

Dokter Ashraf al-Hazouz, yang kini menetap di Belanda, menuntut 12 pegawai negeri sipil Libia atas keterlibatan mereka dalam penyiksaan terhadap dirinya selama di penjara.

Dia melayangkan gugatan atas dasar yurisdiksi universal yang memungkinkan pengadilan Belanda menggelar sidang di manapun tempat dugaan kejahatan berlangsung.

Namun menurut Zegveld, tak satupun dari mereka hadir dalam sidang di Belanda dan kemungkinan besar tidak bersedia atau tidak mampu membayar ganti rugi.

Dia belum memegang uangnya sekarang tetapi keputusan ini merupakan langkah penting menuju ganti rugi.

Dengan begitu yang paling mungkin membayar adalah negara Libia.

Wartawan BBC di Den Haque Anna Holligan melaporkan Ashraf al-Hazouz dan lima perawat Bulgaria diberi pengampunan dan dibebaskan oleh pemerintahan almarhum Kolonel Gaddafi pada 2007.

Keenam tenaga medis tersebut dipenjara pada 1999 setelah 56 anak-anak meninggal dunia di satu rumah sakit Benghazi.

Setelah dibebaskan, mereka mengaku mengalami penyiksaan keji di penjara dan dipaksa mengakui perbuatan mereka.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by admin - March 28, 2012 at 12:20 pm

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , ,

Mesir bebaskan dokter pelaku tes keperawanan

Samira Ibrahim

Samira Ibrahim mengklaim dipaksa melakukan tes keperawanan oleh seorang dokter pria.

Pengadilan militer Mesir membebaskan seorang dokter tentara yang dituduh melakukan tes keperawanan paksa terhadap seorang pengunjuk rasa perempuan.

Dokter Ahmed Adel dibebaskan dari tuduhan karena hakim menemukan kontradiksi dalam sejumlah pernyataan para saksi.

Seperti diberitakan kantor berita Mesir Mena hakim memutuskan sesuai dengan bukti dokumen dan berdasarkan hati nuraninya

Hakim juga menegaskan, masih menurut Mena, tidak berada di bawah tekanan apapun saat memutuskan kasus ini.

Wartawan BBC di Kairo Jon Leyne melaporkan sangat sulit untuk mempertahankan tuduhan perlakuan semena-mena polisi atau tentara terhadap para pengunjuk rasa selama revolusi Mesir.

Kasus ini dibawa ke meja hijau oleh Samira Ibrahim yang mengklaim tes keperawanan ini dilakukan saat mereka ditahan setelah melakukan unjuk rasa menggulingkan Mubarak tahun lalu.

Samira dan sejumlah perempuan lainnya mengaku dipaksa melakukan tes keperawanan selama lima menit oleh seorang dokter laki-laki

Angkatan Bersenjata Mesir membantah telah terjadi praktik tes keperawanan. Namun Amnesti Internasional mengatakan seorang jenderal yang tidak mau disebut namanya mengaku kondisi itu memang terjadi.

Soal keputusan pengadilan, Samira Ibrahim melalui akun twitternya mengatakan putusan pengadilan itu mencemari kehormatan Mesir dan dia akan terus berjuang hingga hak-haknya dipenuhi negara.

Salah satu penyebab keputusan bebas ini karena salah satu saksi kunci yang diharapkan Samira akan memperkuat kasusnya justru mengubah pengakuannya di menit-menit terakhir.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by admin - March 12, 2012 at 6:19 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , ,

AS akui dokter Pakistan bantu tangkap Osama

Osama bin Laden

Osama bin Laden tewas dalam operasi penangkapan di rumah persembunyiannya.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta mengakui secara terbuka bahwa seorang dokter Pakistan memberikan informasi intelijen kepada pasukan AS dalam operasi penangkapan Osama bin Laden tahun lalu.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Amerika CBS yang akan disiarkan hari minggu (29/1), Leon Panetta mengatakan seorang dokter Pakistan, Shikal Afridi, memberikan informasi intelijen bagi penangkapan bin Laden.

Peran sang dokter antara lain adalah mengumpulkan data DNA untuk mencari kepastian tentang keberadaan pemimpin jaringan al Qaida, Osama bin Laden.

Dokter Afridi disebutkan tinggal di Abbottabad, kota persembunyian Osama bin Laden. Osama tewas dalam operasi penyerbuan pasukan Amerika di rumah persembunyiannya pada 2 Mei 2011.

Menteri Pertahanan Leon Panetta mengatakan dokter Afridi memberikan informasi “sangat berguna” untuk keperluan penangkapan Osama.

Informan Amerika itu ditangkap pihak berwenang Pakistan tidak lama setelah operasi Amerika di Abbottabad berakhir.

Rumah persembunyian Osama di Pakistan

Osama bin Laden bersembunyi di satu rumah yang terletak di Abbotabad, Pakistan.

Dr Shikal Afridi dituduh menjalankan program Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) di Abbottabad. Afridi menjalankan program vaksinasi untuk mengumpulkan DNA dan memastikan keberadaan Osama bin Laden

Pihak berwenang Pakistan mengatakan dia harus disidangkan dalam kasus pengkhianatan.

Menurut Panetta, penangkapan itu “benar-benar keliru”. Dia juga menyatakan keprihatian atas penangkapan dokter Shikal Afridi.

“Dia adalah individu yang sebenarnya memberikan informasi intelijen yang sangat berguna bagi operasi ini dan dia tidak berkhianat kepada Pakistan,” kata Panetta.

Panetta menegaskan Pakistan dan Amerika sama-sama berkepentingan memerangi terorisme.

Washington sebelumnya menyerukan kepada Pakistan untuk membebaskan dokter Afridi dan mengizinkannya pindah ke Amerika.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by admin - January 28, 2012 at 3:19 pm

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , , ,

Dokter Indonesia tewas ditembak di Somalia

somalia

MSF membantu para pengungsi konflik bersenjata di Somalia

Organisasi bantuan medis internasional, Medecins Sans Frontieres, memastikan seorang dokter berkebangsaan Indonesia tewas dalam serangan penembakan di markas mereka di Mogadishu, Somalia.

Dokter asal Indonesia itu diidentifikasi sebagai Andrias Karel Keiluihu atau akrab dipanggil Kace, 44 meninggal dalam serangan penembakan Kamis (29/12).

Ia telah bekerja di MSF sejak 1998 dan pernah bertugas di Ethiopia dan Thailand sebelum ke Somalia.

Dalam pernyataan resmi di situs mereka, organisasi yang dikenal dengan akronim MSF itu mengatakan mereka “sangat berduka dan terguncang dengan tewasnya dua orang staf di Mogadishu.”

Satu korban tewas lainnya adalah Philippe Havet, 53, seorang warga negara Belgia yang bertugas sebagai koordinator darurat di MSF sejak 2000. Ia pernah bertugas di banyak negara termasuk Angola, Kongo, Indonesia, Lebanon, Sierra Leone, Afrika Selatan dan Somalia.

Aris Garinto dari Kedutaan Besar Indonesia di Nairobi, Kenya, mengatakan pihak kedutaan belum bisa mengklarifikasi lebih lanjut laporan mengenai penembakan terhadap Dr. Andrias.

Sementara itu, kantor berita Reuters melaporkan pelaku penembakan adalah seorang staf berkebangsaan Somalia. Ia tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah kedua korban.

Juru bicara kepolisian Somalia, Abdullahi Barise, mengatakan pelaku yang bekerja sebagai pegawai logistik telah ditangkap.

MSF mengatakan mereka akan merelokasi sejumlah staf dari Somalia demi keselamatan mereka tetapi akan terus melanjutkan kerja kemanusiaan di Mogadishu dan wilayah lain di Somalia.

Phillipipe dan Kace berada di Mogadishu bersama anggota tim MSF lainnya untuk memberikan bantuan pengobatan bagi orang-orang yang dipaksa mengungsi di Mogadishu dan kota-kota lain di Somalia.

MSF mengatakan “kami akan sangat merindukan Phillipe dan Kace. Bela sungkawa kami yang terdalam untuk keluarga dan kerabat mereka.”

Be the first to comment - What do you think?
Posted by admin - December 30, 2011 at 4:19 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , ,

Jaga-jaga periksa Nunun, KPK akan siapkan tim dokter

KPK

KPK bertekad menyingkap peran Nunun dan pihak lain dalam korupsi suap DGS 2004.

Pemeriksaan terhadap tersangka kasus suap Nunun Nurbaeti akan dilanjutkan Senin (12/12) siang, setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan awal Sabtu malam hingga dinihari.

Dalam sesi cek kesehatan dan pemeriksaan awal itu, KPK mengatakan ‘tak menemukan indikasi’ bahwa Nunun mengalami sakit ingatan parah sebagaimana diklaim dokter pribadi dan keluarganya, sehingga dia tak bisa menghadapi pertanyaan penyidik.

Nunun lari dari kejaran KPK setidaknya sejak Februari tahun lalu, setelah dinyatakan sebagai saksi dan kemudian tersangka, dalam suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia tahun 2004.

Dari tangan Nunun dan anak buahnya, KPK menyangka tersebar ratusan lembar cek perjalanan bernilai miliaran rupiah sebagai imbalan atas terpilihnya Miranda Gultom sebagai DGS Bank Indoensia, oleh puluhan anggota DPR saat itu.

“Selama jadi buronan kan Bu Nunun pindah-pindah, itu kan membutuhkan kesehatan fisik dan mental yang prima,”kata jubur bicara KPK Johan Budi, menegaskan kondisi Nunun saat ini baik.

Nunun diduga melanglang buana sekitar Asia Tenggara dalam perjalanannya menghindari kejaran penyidik KPK, antara lain ke Singapura, Bangkok dan Kamboja. Johan mengatakan tanpa kemampuan fisik dan daya ingat, perjalanan semacam itu sulit dilakukan.

“Sejauh ini belum ada hambatan untuk pemeriksaan, kecuali kalau nanti ada alibi tidak bisa menjawab karena lupa,”tambah Johan kepada wartawan BBC Indonesia, Dewi Safitri.

Dalam penuturannya kepada BBC sehari sebelumnya, kuasa hukum Nunun mengatakan mengakui profesionalitas penyidik KPK karena memeriksa Nunun dengan memperhatikan kondisi kesehatannya.

“Pertanyaan diajukan pelan sehingga Bu Nunun bisa mengikuti dan menjawab,”kata Ina Rachman.

Tim dokter

Dalam dokumen yang dikirim kepada KPK tahun lalu, Dokter pribadi Nunun menyatakan pasiennya menderita sakit ingatan parsial yang mengarah pada penyakit alzheimer. Sang dokter melarang Nunun duduk sebagai saksi dan ditanya sekitar kasus gratifikasi yang diduga melibatkannya, karena diklaim akan memperburuk kondisi otaknya.

Nunun Nurbaeti DPO Interpol

KPK berkali-kali meminta agar keluarga membantu pemulangan Nunun, namun tak ditanggapi.

KPK menurut Johan siap menghadapi alibi serupa dengan dokter pembanding.

“Bagaimana kita tahu kondisi yang bersangkutan sesungguhnya kalau memeriksa langsung saja kita belum pernah?”ujar Johan Budi tentang peran tim dokter ini nantinya.

Rencana ini sebenarnya sudah disiapkan KPK sebelumnya saat pihak Nunun mengaku sakit, namun urung direalisir karena sang tersangka keburu buron.

“Kita akan mintakan second opinion (pendapat kedua) dari tim ini kalau memang tersangka mengaku tak bisa menjawab karena sakit.”

Johan juga mengatakan sejauh menyangkut permintaan keluarga agar Nunun didampingi dokter pribadi selama pemeriksaan belum diterima KPK. Namun sesuai UU, tersangka hanya dapat didampingi pengacara selama pemeriksaan.

“Mungkin maksudnya di luar ruangan pemeriksaan,” kata Johan.

Rekaman Nunun-Miranda

Perkembangan terbaru terkait kasus ini justru muncul dari rumah Nunun di kawasan Cipete Jakarta Selatan.

Dalam sebuah acara jumpa pers, keluarga yang diwakili suami Nunun, Adang Daradjatun, menunjukkan sejumlah bukti bahwa Nunun dan Miranda, DGS Bank Indonesia terpilih, kenal baik sejak lama.

Seperti ditulis sejumlah media nasional Adang, mantan Wakil Kapolri yang kini anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi PKS, membantah pernyataan Miranda dalam persidangan yang berkali-kali mengatakan tak banyak tahu soal Nunun kecuali sekedar sebagai kenalan antar sosialita Jakarta.

Adang mengklaim punya bukti rekaman dan foto yang ditunjukkannya dalam kesempatan itu, dan meminta penyidik KPK menggunakan bukti ini sebagai salah satu bahan penyidikan kasus.

KPK sebelumnya sudah berkali-kali meminta agar Adang dan keluarganya membantu memulangkan Nunun saat buron, namun keluarga Daradjatun mengaku tak tahu dimana posisi perempuan itu selama di luar negeri.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by admin - December 12, 2011 at 6:19 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , , ,

Next Page »