Posts tagged "banyak"

Atlet pria raup uang lebih banyak ketimbang atlet perempuan

  • 28 Oktober 2014

Kirim

Sepak bola ialah salah satu cabang olahraga yang memiliki kesenjangan lebar dalam pemberian hadiah bagi atlet pria dan perempuan.

Menteri Olahraga Inggris Helen Grant menyerukan pentingnya kesetaraan dan keadilan gender setelah kajian BBC menemukan bahwa atlet pria menerima hadiah lebih banyak ketimbang atlet perempuan dalam 30% kompetisi olahraga.

Dari temuan BBC, kesenjangan paling lebar ada pada cabang olahraga sepak bola, kriket, golf, biliar, dan squash.

“Ada kesenjangan yang harus dipersempit, namun hal itu tidak bisa dilakukan dalam semalam. Kita tahu kiprah atlet perempuan sangat menarik, kita tahu kompetisi yang melibatkan atlet perempuan dapat menarik penonton dalam jumlah besar. Namun, kita memerlukan liputan media yang lebih besar dan investasi iklan lebih banyak,” kata Grant kepada BBC.

Grant menambahkan bahwa permasalahan kesenjangan jumlah hadiah bagi atlet perempuan tidak melulu terletak pada profit dan investasi pengiklan yang mensponsori sebuah kejuaraan olahraga.

“Ini adalah perjuangan bagi kesetaraan dan keadilan gender pada abad ke-21,” kata Grant.

Berdasarkan kajian BBC yang menyoroti 56 cabang olahraga di dunia, sebanyak 35 di antaranya memberi hadiah dalam bentuk uang kepada atlet juara.

Dari 35 cabang tersebut, 25 memberi hadiah yang setara bagi atlet pria maupun bagi atlet perempuan. Sisanya, tidak.

Sepak bola ialah cabang olahraga yang paling tidak setara dalam memberikan hadiah.

Kejuaraan Tenis AS Terbuka memberikan jumlah hadiah uang yang sama kepada petenis perempuan maupun pria.

Tim nasional Jerman meraih £22 juta pada ajang Piala Dunia 2014 di Brasil, sedangkan timnas Jepang hanya mendulang £630.000 pada ajang Piala Dunia perempuan pada 2011.

Cabang olahraga lainnya yang tidak menyetarakan hadiah bagi atlet pria dan atlet perempuan ialah golf.

Pegolf perempuan Michelle Wie meraih £452.000 saat memenangi Kejuaraan Amerika Serikat Terbuka tahun ini.

Pada kejuaraan yang sama, juara kategori pria Martin Kaymer mendapatkan £1 juta.

Adapun cabang olahraga yang memberikan hadiah setara, antara lain, tenis.

Kejuaraan Tenis Amerika Serikat Terbuka mulai membagikan hadiah uang dalam jumlah sama bagi petenis pria maupun petenis perempuan sejak 1973.

Kejuaraan Tenis Australia Terbuka mengikuti jejak tersebut pada 2001.

Posted by admin - October 28, 2014 at 7:06 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , , , , ,

Semakin banyak pria tua kesepian

  • 14 Oktober 2014

Kirim

Orang tua
Pria dan perempuan dikatakan mengalami isolasi sosial yang berbeda.

Semakin banyak pria merasa kesepian dan terkucil pada usia tua, ungkap sebuah penelitian.

Pria sering enggan untuk bergabung dengan klub untuk orang tua, ungkap sebuah studi jangka panjang oleh the International Longevity Centre dan Independent Age.

Penelitian ini memprediksi jumlah pria tua yang tinggal sendirian di Inggris akan meningkat sebesar 65% tahun 2030.

“Ketika pasangan mereka meninggal, kehidupan sosial para pria tua sering berkurang,” kata direktur eksekutif Independent Age Janet Morrison.

Laporan The Emerging Crisis for Older Men mengatakan kaum perempuan kemungkinan akan tetap hidup lebih lama dibandingkan suami mereka, tetapi tahun 2030, pria diprediksi akan hidup lebih lama ketimbang istri mereka.

Analisa data terakhir menunjukkan 1,5 juta pria tua akan hidup sendiri pada tahun 2030 – meningkat dari 911.000 saat ini.

‘Tidak dijenguk’

Pria tua juga sering memiliki lebih sedikit kontak dengan keluarga dan teman-teman dibandingkan perempuan pada usia yang sama.

Hal ini berarti mereka sering lebih terkucil secara sosial ketika pasangan mereka meninggal, kata penelitian tersebut.

“Rumah dulu selalu penuh anak-anak,” ujar John, 73 tahun yang istrinya meninggal lima tahun lalu.

“Perempuan menjaga keutuhan keluarga dan orang-orang di sekitar mereka.”

Saya dapat bersosialisasi dengan baik ketika saya mengendarai skuter saya, ketika saya berbincang dengan siapa pun yang saya temui di jalan.

Dick O’Brien

“Ketika perempuan meninggal, orang-orang menjauh dari pria yang ditinggalkan.”

Bukti menunjukkan pria dan wanita mengalami isolasi sosial dengan cara yang berbeda, kata laporan tersebut: lelaki cenderung jarang meminta bantuan.

Dick O’Brien, seorang duda berusia 77 tahun, mengatakan kepada BBC News bahwa ia memiliki 13 cucu dan 10 cicit tetapi mereka “sibuk dengan kehidupan mereka sendiri” dan terkadang tidak ada orang yang mengunjunginya selama berhari-hari.

Rumah kosong

Dia mencoba pergi ke klub tetapi mengatakan, “Karena beberapa alasan yang saya juga tidak pahami, saya merasa tidak cocok. Saya merasa lebih tua ketimbang usia saya sesungguhnya.

“Saya dapat bersosialisasi dengan baik ketika saya mengendarai skuter saya, ketika saya berbincang dengan siapa pun yang saya temui di jalan.

“Ketika saya berada di luar, orang-orang berpikiran: ‘Dia pria tua yang bahagia.’ Dan hal itu benar, namun saya harus kembali ke rumah saya yang kosong.

“Di rumah sangat, sangat sepi. Dan Anda berpikir mengapa saya mengkhawatirkannya? Hal tersebut layak untuk dikhawatirkan. Layak untuk dikhawatirkan tetapi sangat menekan, membuat depresi. Tentu saja itu layak dikhawatirkan tetapi ini juga membuat murung dan akan mengenai Anda.”

Kesepian dan rasa terisolasi dihubungkan dengan kesehatan mental dan fisik yang buruk, sehingga sangat penting untuk memberikan bantuan kepada kaum pria tua, ungkap laporan tersebut.

Posted by admin - October 13, 2014 at 8:06 pm

Categories: Berita Dunia   Tags: , , ,

Perusahaan Cina banyak ekspor alat penyiksaan

  • 23 September 2014

Kirim

Alat semacam senter ini bisa digunakan sebagai alat kejut listrik.

Penjualan “alat-alat penyiksaan” semakin marak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Cina seperti tongkat kejut elektrik dan tongkat logam berduri, kata Amnesty International.

Laporan mereka menyebutkan ada 130 perusahaan yang terlibat dalam perdagangan alat siksa tersebut sehingga memicu banyaknya kasus penyiksaan di Afrika dan Asia.

Sejumlah alat yang diekspor tergolong “sangat kejam” dan harus dilarang.

Amnesty mengatakan hanya Cina yang memproduksi tongkat logam berduri yang “khusus didesain sebagai alat penyiksaan”.

Tujuh perusahaan di negara itu malah dengan bebas mengiklankan peralatan penyiksaan ini.

“Petugas keamanan bisa dengan mudahnya menggunakan alat ini untuk menyetrum area sensitif seseorang termasuk tenggorokan, kuping, kemaluan, dan selangkangan dengan rasa yang sangat menyakitkan dan bisa meninggalkan bekas,” kata Amnesty.

Perusahan Cina menjual alat-alat ini ke Senegal, Mesir, Ghana, Kamboja, dan Nepal.

Satu perusahaan yang tidak disebutkan namanya bahkan mengekspor ke 40 negara Afrika, kata laporan itu.

“Sistem ekspor Cina yang lemah memungkinkan perdagangan alat siksa ini terjadi,” kata Patrick Wilcken, peneliti perdagangan keamanan dan hak asasi manusia dari Amnesty.

Posted by admin - September 23, 2014 at 10:06 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , , ,

Happy lagu yang paling banyak diunduh

Pharrell Williams

Lagu Happy dirilis sebagai bagian dari soundtrack film Despicable Me 2

Berada di puncak tangga lagu selama sembilan bulan, dirilis sebagai bagian dari soundtrack film untuk Despicable Me 2 dan pada awalnya direkam oleh Cee-Lo Green.

Seolah-olah tidak ada fakta mengesankan lain tentang , lagu tersebut baru saja mendapatkan prestasi lain.

Happy oleh Pharrell Williams menjadi lagu yang paling banyak diunduh di Inggris sepanjang masa.

Lagu tersebut berhasil mengalahkan Blurred Lines oleh Robin Thicke, dimana Pharrell Williams juga ikut menyumbang suara.

“Ini cukup mengesankan,” kata Pharrell.

“Mengingat fakta, saya bukan dari sini (Inggris),” ucap Pharrell di tengah-tengah konser Eropanya di Manchester.

“Ini juga suatu kehormatan karena Inggris dan Belanda adalah tempat pertama yang benar-benar merangkul artis seperti N.E.R.D.

“Dan saya tidak pernah mengharapkan semua ini. Ini benar-benar menyenangkan dan saya tahu saya sudah mengatakan hal-hal semacam ini sebelumnya, tapi Anda tahu, sekali lagi saya baru saja dihargai oleh alam semesta dan saya menghargainya,” jelas Pharrell.

Posted by admin - September 14, 2014 at 8:07 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , , ,

Didiskriminasi, orang gemuk makan banyak

Bobot orang-orang yang mengalami diskriminasi bertambah berat.

Mempermalukan orang gemuk mengenai kondisi tubuh amat mungkin membuat bobot mereka bertambah berat, kata tim peneliti.

Dalam kajian University College London yang melibatkan 3.000 orang selama empat tahun, responden ditanya apakah mereka mengalami diskriminasi yang mereka yakini disebabkan oleh bobot tubuh mereka.

Satu dari 20 orang mengaku mengalami diskriminasi karena berat tubuh. Pengakuan itu lebih banyak di kelompok yang terdiri dari orang-orang penyandang obesitas. Sebanyak satu di antara tiga orang mengaku didiskriminasi di kelompok tersebut.

Beberapa bentuk diskriminasi, antara lain, perlakuan tidak menyenangkan di toko, pelayanan kurang ramah, hingga pelecehan menyangkut bobot tubuh.

Konsekuensi perlakuan tersebut, sebagaimana dilansir jurnal ilmiah Obesity, ialah pelampiasan kekecewaan dengan makan.

Selama empat tahun, secara rata-rata, bobot orang-orang yang mengalami diskriminasi bertambah nyaris 1 kilogram. Sedangkan bobot mereka yang tidak mengalami diskriminasi menurun 0,7 kg.

Dr Sarah Jackson, kepala tim peneliti dari departemen epidemiologi University College London, mengatakan diskriminasi terhadap penyandang obesitas sama sekali tidak dibenarkan.

?Kajian-kajian terdahulu menemukan bahwa orang yang mengalami diskriminasi justru makan. Stres yang timbul akibat diskriminasi dapat meningkatkan selera makan, khususnya makanan yang tidak sehat dan penuh kalori,? kata Jackson.

Prof Jane Wardle, direktur Kajian Kanker Inggris, mengatakan diskriminasi terhadap penyandang obesitas ialah bagian dari masalah obesitas.

?Semua orang, termasuk dokter, harus menghentikan perilaku menyalahkan dan mempermalukan orang karena bobot tubuh mereka. Sebaliknya, memberikan sokongan, dan ketika waktunya tepat, pengobatan.?

Posted by admin - September 12, 2014 at 3:06 am

Categories: Berita Dunia   Tags: , , , ,

Next Page »