<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ayo Ceritakan &#187; bumi</title>
	<atom:link href="http://ceritakan.com/Topik/bumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritakan.com</link>
	<description>Tempatnya Berita Unik dan Menarik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 May 2009 08:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bumi Kita Terbuat Dari Apa Yah??</title>
		<link>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah-3/</link>
		<comments>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 15:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YaNoWa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[earth]]></category>
		<category><![CDATA[globe]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakan.com/?p=1002</guid>
		<description><![CDATA[
Jawaban yang asal-asalan untuk pertanyaan ini adalah: Bumi adalah sebuah bola atau bulatan besar, yang sebagian besar tersusun dari batuan. Di dalam bumi batuan itu dicairkan, tetapi di lapisan luarnya terdapat batuan keras. Kurang dari satu pertiga dari permukaan bumi merupakan daratan dan lebih dari dua pertiga merupakan perairan.
Sekarang mari kita mempertimbangkan hal ini sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Jawaban yang asal-asalan untuk pertanyaan ini adalah: Bumi adalah sebuah bola atau bulatan besar, yang sebagian besar tersusun dari batuan. Di dalam bumi batuan itu dicairkan, tetapi di lapisan luarnya terdapat batuan keras. Kurang dari satu pertiga dari permukaan bumi merupakan daratan dan lebih dari dua pertiga merupakan perairan.<span id="more-1002"></span><img class="alignleft size-full wp-image-1082" src="http://ceritakan.com/wp-content/uploads/2009/01/76.jpg" alt="76" width="595" height="578" /></span></strong></p>
<p><strong>Sekarang mari kita mempertimbangkan hal ini sedikit lebih rinci. Bagian luar kulit bumi adalah kulit batuan yang tebalnya kira-kira 10 sampai 30 mil. Kulit ini kadang-kadang disebut &#8220;litosfir&#8221;. Bagian-bagian yang tinggi dari kulit ini adalah benua-benua, dan bagian-bagian yang rendah menampung air samudera-samudera, laut-laut dan danau-danau dalam yang besar. Semua air yang ada di atas permukaan, termasuk yang ada di samudera-samudera, danau-danau, sungai-sungai, dan semua aliran yang lebih kecil, disebut &#8220;hidrosfir&#8221;.</strong></p>
<p><strong>Manusia hanya mampu mengamati bagian yang paling jauh dari kulit batuan yang membentuk bagian luar kulit bumi, dan itulah sebabnya mengapa begitu sulit untuk mengetahui bagaimana rupa bumi pada bagian dalamnya. Dalam sumur-sumur pemboran dan tambang-tambang penggalian, telah ditemukan bahwa semakin dalam sebuah lubang, semakin tinggi suhunya. Pada jarak dua mil di bawah permukaaan bumi, suhunya cukup tinggi untuk mendidihkan air.</strong></p>
<p><strong>Tetapi para ilmuwan juga telah menemukan tentang bagian dalam bumi dari studi-studi tentang gempa bumi. Mereka berpendapat bahwa suhu tidak meningkat sedemikian cepat di bagian dalam seperti di kulit bumi. Jadi, mereka berpendapat bahwa pada inti atau pusat bumi suhu tidak akan lebih dari 10.000 derajat Fahrenheit. Tentu saja, suhu itu sangat panas, karena suhu 2.200 derajat dapat mencairkan batu-batuan!</strong></p>
<p><strong>Kulit bumi mempunyai dua lapisan. Lapisan atas, yang membentuk benua-benua, mengandung granit. Di bawah lapisan granit terdapat lapisan tebal batuan yang sangat keras yang disebut &#8220;basal&#8221;. Para ilmuwan berpendapat bahwa pada pusat bumi terdapat sebuah bola baja cair yang sangat besar, dengan diameeter kira-kira 4.000 mil. Antara bagian tengah bola dan lapisan batuan terdapat sebuah kerangka yang tebalnya kira-kira 2.000 mil yang disebut &#8220;mantel&#8221;. Kemungkinan besar mantel itu terbuat dari sejenis batuan yang disebut &#8220;olivine&#8221;.</strong></p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bumi Kita Terbuat Dari Apa Yah??</title>
		<link>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah-2/</link>
		<comments>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 17:03:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YaNoWa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[bulat]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakan.com/?p=1003</guid>
		<description><![CDATA[
Jawaban yang asal-asalan untuk pertanyaan ini adalah: Bumi adalah sebuah bola atau bulatan besar, yang sebagian besar tersusun dari batuan. Di dalam bumi batuan itu dicairkan, tetapi di lapisan luarnya terdapat batuan keras. Kurang dari satu pertiga dari permukaan bumi merupakan daratan dan lebih dari dua pertiga merupakan perairan.


Sekarang mari kita mempertimbangkan hal ini sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1004" src="http://ceritakan.com/wp-content/uploads/2008/12/452.jpg" alt="452" width="581" height="391" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Jawaban yang asal-asalan untuk pertanyaan ini adalah: Bumi adalah sebuah bola atau bulatan besar, yang sebagian besar tersusun dari batuan. Di dalam bumi batuan itu dicairkan, tetapi di lapisan luarnya terdapat batuan keras. Kurang dari satu pertiga dari permukaan bumi merupakan daratan dan lebih dari dua pertiga merupakan perairan.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;"><br />
<span id="more-1003"></span><br />
Sekarang mari kita mempertimbangkan hal ini sedikit lebih rinci. Bagian luar kulit bumi adalah kulit batuan yang tebalnya kira-kira 10 sampai 30 mil. Kulit ini kadang-kadang disebut &#8220;litosfir&#8221;. Bagian-bagian yang tinggi dari kulit ini adalah benua-benua, dan bagian-bagian yang rendah menampung air samudera-samudera, laut-laut dan danau-danau dalam yang besar. Semua air yang ada di atas permukaan, termasuk yang ada di samudera-samudera, danau-danau, sungai-sungai, dan semua aliran yang lebih kecil, disebut &#8220;hidrosfir&#8221;.</span></strong></p>
<p><strong>Manusia hanya mampu mengamati bagian yang paling jauh dari kulit batuan yang membentuk bagian luar kulit bumi, dan itulah sebabnya mengapa begitu sulit untuk mengetahui bagaimana rupa bumi pada bagian dalamnya. Dalam sumur-sumur pemboran dan tambang-tambang penggalian, telah ditemukan bahwa semakin dalam sebuah lubang, semakin tinggi suhunya. Pada jarak dua mil di bawah permukaaan bumi, suhunya cukup tinggi untuk mendidihkan air.</strong></p>
<p><strong>Tetapi para ilmuwan juga telah menemukan tentang bagian dalam bumi dari studi-studi tentang gempa bumi. Mereka berpendapat bahwa suhu tidak meningkat sedemikian cepat di bagian dalam seperti di kulit bumi. Jadi, mereka berpendapat bahwa pada inti atau pusat bumi suhu tidak akan lebih dari 10.000 derajat Fahrenheit. Tentu saja, suhu itu sangat panas, karena suhu 2.200 derajat dapat mencairkan batu-batuan!</strong></p>
<p><strong>Kulit bumi mempunyai dua lapisan. Lapisan atas, yang membentuk benua-benua, mengandung granit. Di bawah lapisan granit terdapat lapisan tebal batuan yang sangat keras yang disebut &#8220;basal&#8221;. Para ilmuwan berpendapat bahwa pada pusat bumi terdapat sebuah bola baja cair yang sangat besar, dengan diameeter kira-kira 4.000 mil. Antara bagian tengah bola dan lapisan batuan terdapat sebuah kerangka yang tebalnya kira-kira 2.000 mil yang disebut &#8220;mantel&#8221;. Kemungkinan besar mantel itu terbuat dari sejenis batuan yang disebut &#8220;olivine&#8221;.</strong></p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bumi Kita Terbuat Dari Apa Yah??</title>
		<link>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah/</link>
		<comments>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 17:00:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YaNoWa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[bulat]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[earth]]></category>
		<category><![CDATA[keren]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritakan.com/?p=992</guid>
		<description><![CDATA[

Jawaban yang asal-asalan untuk pertanyaan ini adalah: Bumi adalah sebuah bola atau bulatan besar, yang sebagian besar tersusun dari batuan. Di dalam bumi batuan itu dicairkan, tetapi di lapisan luarnya terdapat batuan keras. Kurang dari satu pertiga dari permukaan bumi merupakan daratan dan lebih dari dua pertiga merupakan perairan.
Sekarang mari kita mempertimbangkan hal ini sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-995" src="http://ceritakan.com/wp-content/uploads/2008/12/451.jpg" alt="451" width="581" height="391" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Arial;">Jawaban yang asal-asalan untuk pertanyaan ini adalah: Bumi adalah sebuah bola atau bulatan besar, yang sebagian besar tersusun dari batuan. Di dalam bumi batuan itu dicairkan, tetapi di lapisan luarnya terdapat batuan keras. Kurang dari satu pertiga dari permukaan bumi merupakan daratan dan lebih dari dua pertiga merupakan perairan.</span></strong></p>
<p><strong>Sekarang mari kita mempertimbangkan hal ini sedikit lebih rinci. Bagian luar kulit bumi adalah kulit batuan yang tebalnya kira-kira 10 sampai 30 mil. Kulit ini kadang-kadang disebut &#8220;litosfir&#8221;. Bagian-bagian yang tinggi dari kulit ini adalah benua-benua, dan bagian-bagian yang rendah menampung air samudera-samudera, laut-laut dan danau-danau dalam yang besar. Semua air yang ada di atas permukaan, termasuk yang ada di samudera-samudera, danau-danau, sungai-sungai, dan semua aliran yang lebih kecil, disebut &#8220;hidrosfir&#8221;.</strong></p>
<p><strong>Manusia hanya mampu mengamati bagian yang paling jauh dari kulit batuan yang membentuk bagian luar kulit bumi, dan itulah sebabnya mengapa begitu sulit untuk mengetahui bagaimana rupa bumi pada bagian dalamnya. Dalam sumur-sumur pemboran dan tambang-tambang penggalian, telah ditemukan bahwa semakin dalam sebuah lubang, semakin tinggi suhunya. Pada jarak dua mil di bawah permukaaan bumi, suhunya cukup tinggi untuk mendidihkan air.</strong></p>
<p><strong>Tetapi para ilmuwan juga telah menemukan tentang bagian dalam bumi dari studi-studi tentang gempa bumi. Mereka berpendapat bahwa suhu tidak meningkat sedemikian cepat di bagian dalam seperti di kulit bumi. Jadi, mereka berpendapat bahwa pada inti atau pusat bumi suhu tidak akan lebih dari 10.000 derajat Fahrenheit. Tentu saja, suhu itu sangat panas, karena suhu 2.200 derajat dapat mencairkan batu-batuan!</strong></p>
<p><strong>Kulit bumi mempunyai dua lapisan. Lapisan atas, yang membentuk benua-benua, mengandung granit. Di bawah lapisan granit terdapat lapisan tebal batuan yang sangat keras yang disebut &#8220;basal&#8221;. Para ilmuwan berpendapat bahwa pada pusat bumi terdapat sebuah bola baja cair yang sangat besar, dengan diameeter kira-kira 4.000 mil. Antara bagian tengah bola dan lapisan batuan terdapat sebuah kerangka yang tebalnya kira-kira 2.000 mil yang disebut &#8220;mantel&#8221;. Kemungkinan besar mantel itu terbuat dari sejenis batuan yang disebut &#8220;olivine&#8221;.</strong></p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritakan.com/sains/bumi-kita-terbuat-dari-apa-yah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hal-Hal Aneh Seputar Bulan</title>
		<link>http://ceritakan.com/aneh/hal-hal-aneh-seputar-bulan/</link>
		<comments>http://ceritakan.com/aneh/hal-hal-aneh-seputar-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 11:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YaNoWa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aneh]]></category>
		<category><![CDATA[batuan]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian]]></category>
		<category><![CDATA[matahari]]></category>
		<category><![CDATA[milyar]]></category>
		<category><![CDATA[perkirakan]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[tata surya]]></category>
		<category><![CDATA[umur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://789.wuu.jp/2008/12/hal-hal-aneh-seputar-bulan/</guid>
		<description><![CDATA[
Usia Bulan
Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bulan dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!

Lebih keras diatas
Normalnya sebuah planet akan keras di dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_7Q-DbTUFFh4/STkNomEMJvI/AAAAAAAAApg/sUwa8ishHQQ/s1600-h/farside_apollo16.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276263429505296114" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 390px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Q-DbTUFFh4/STkNomEMJvI/AAAAAAAAApg/sUwa8ishHQQ/s400/farside_apollo16.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Usia Bulan</p>
<p>Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bulan dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!</p>
<p><span id="more-274"></span></p>
<p>Lebih keras diatas</p>
<p>Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal ini lah yang menyebabkan bahwa bulan bagaimanapun juga sangat kuat dan tahan serangan. Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300KM, dengan kedalaman hanya 6.4KM. Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200KM!</p>
<p>Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan . Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit. Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit.</p>
<p>Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah nggak mungkin kopong dalam nya.</p>
<p>Bebatuan Bulan</p>
<p>Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya. Batu yang pernah diambil team apollo sebesar 380KG lebih, menunjukkan ada nya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain. Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah.</p>
<p>Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang di bor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237. Bahan bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil sepuhan manusia!</p>
<p>Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet.</p>
<p>Air menguap</p>
<p>Pada 7 Maret 1971, instrumen bulan yang dipasang oleh astronot merekam adanya air melewati permukaan bulan. Uap air tadi bertahan hingga 14 jam dan menutupi permukaan seluas 100 mil persegi.</p>
<p>Ukuran bulan = Matahari ?</p>
<p>Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan. Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan kebetulan astronomi semata.</p>
<p>Orbit yang aneh</p>
<p>Orbit bulan merupakan satu satunya yang benar benar hampir bulat sempurna dari semua sistem tata surya kita. Berat utama bulan terletak lebih dekat 6000 kaki ketimbang pusat geometris nya, yang harusnya justru mengakibatkan orbit lengkung. Sesuatu yang tidak diketahui telah membuat bulan stabil pada poros nya. Suatu teori yang belum di yakini benar adanya juga mengatakan bahwa wajah bulan yang selalu sama di setiap hari nya karena adanya suatu hal yang menyebabkan itu. Yang pada intinya, tetap suatu kebetulan astronomi.</p>
<p>Asal usul bulan</p>
<p>Teori bahwa bulan tadinya adalah sebagian dari bumi yang mental keluar bumi karena tumbukan hebat di masa lalu hampir saja di setujui oleh semua orang, setelah sebelumnya mereka mengira bahwa bulan terbentuk dari debu debu angkasa yang mampat menjadi satelit bumi. Belakangan ini teori menyebutkan bahwa jika bagian sebesar bulan terambil dari bumi, maka bumi tidak akan bisa bulat seperti sekarang. Dan jika bulan tidak berongga, maka tidak mungkin bulan bisa berada menjadi satelit bumi. Terlalu berat dan bulan akan menghantam bumi.</p>
<p>Teori teori asal usul bulan kembali dipertanyakan, dan teori paling gila sepanjang sejarah mulai muncul, bahwa bulan diciptakan dengan sengaja oleh manusia terdahulu sebagai alat bantu dalam navigasi dan juga astronomi!</p>
<p>Bulan adalah kapal luar angkasa..??</p>
<p>Kesempurnaan bulan yang keterlaluan, dan berbagai anomali yang ada dibulan, plus ditambah banyaknya benda benda terbang tak dikenal di bulan membuat banyak pihak mengatakan bahwa kemungkinan besar bulan adalah sebuah pesawat luar angkasa super besar yang diciptakan oleh mahluk cerdas pendahulu kita. Dan bulan BELUM ditinggalkan oleh penghuni nya! Semua kru Apollo dan astronot astronot lain atau peneliti bulan, semuanya telah melihat cahaya cahya adan benda benda terbang tak dikenal yang lalu lalang diantara bulan, muncul dan hilang begitu saja, bahkan selalu menyertai setiap kedatangan dan kepergian para team astronot yang mengunjungi bulan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritakan.com/aneh/hal-hal-aneh-seputar-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berapa Besar Ukuran Alam Semesta?</title>
		<link>http://ceritakan.com/sains/berapa-besar-ukuran-alam-semesta/</link>
		<comments>http://ceritakan.com/sains/berapa-besar-ukuran-alam-semesta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 14:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YaNoWa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>
		<category><![CDATA[matahari]]></category>
		<category><![CDATA[meteor]]></category>
		<category><![CDATA[penciptaan]]></category>
		<category><![CDATA[planet]]></category>
		<category><![CDATA[tata surya]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://789.wuu.jp/2008/11/berapa-besar-ukuran-alam-semesta/</guid>
		<description><![CDATA[
Pikiran manusia tidak mungkin dapat memahami gambaran yang sesungguhnya tentang ukuran alam semesta. Kita bukan hanya tidak mengetahui berapa besar ukurannya, juga sulit untuk membayangkan seberapa besarnya alam semesta ini.
Jika kita mulai dari bumi dan bergerak, kita akan mengetahui mengapa hal itu demikian. Bumi adalah bagian dari tata surya, tetapi merupakan bagian yang sangat kecil. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://2.bp.blogspot.com/_7Q-DbTUFFh4/STFPDr4EVnI/AAAAAAAAAmY/__XWhYiGv44/s1600-h/bumi.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274083563363653234" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 360px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_7Q-DbTUFFh4/STFPDr4EVnI/AAAAAAAAAmY/__XWhYiGv44/s400/bumi.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p>Pikiran manusia tidak mungkin dapat memahami gambaran yang sesungguhnya tentang ukuran alam semesta. Kita bukan hanya tidak mengetahui berapa besar ukurannya, juga sulit untuk membayangkan seberapa besarnya alam semesta ini.</p>
<p>Jika kita mulai dari bumi dan bergerak, kita akan mengetahui mengapa hal itu demikian. Bumi adalah bagian dari tata surya, tetapi merupakan bagian yang sangat kecil. Tata surya terdiri dari matahari, planet-planet yang mengelilingi matahari, asteroid-asteroid yang merupakan planet yang sangat kecil, meteor-meteor, dll.</p>
<p>Sekarang, keseluruhan tata surya kita ini semata-mata adalah bagian yang sangat kecil dari tata surya lain yang jauh lebih besar yang dinamakan &#8220;galaksi&#8221;. Sebuah galaksi terdiri dari jutaan bintang, yang banyak di antaranya jauh lebih besar dari matahari kita, dan mungkin mempunyai tata surya sendiri.</p>
<p>Jadi, bintang-bintang yang kita lihat dalam galaksi kita, yang kita namakan &#8220;Bimasakti&#8221;, semuanya adalah matahari. Bintang-bintang itu demikian jauh letaknya sehingga jaraknya diukur dalam tahun cahaya dan bukan dalam mil. Cahaya bergerak dengan kecepatan kira-kira 6.000.000.000.000 mil per tahun. Bintang yang paling cemerlang dan paling dekat dengan bumi adalah Alpha Centauri. Tahukah kamu berapa jaraknya? 25.000.000.000.000 mil!</p>
<p>Tetapi kita hanya membicarakan tentang galaksi kita sendiri. Konon lebarnya kira-kira 100.000 tahun cahaya. Ini berarti 100.000 kali 6.000.000.000.000 mil! Dan galaksi kita hanyalah bagian yang sangat kecil dari tata surya yang lebih besar!</p>
<p>Kemungkinan besar ada jutaan galaksi di luar galaksi Bimasakti. Dan mungkin gabungan dari semua galaksi ini hanya merupakan bagian dari tata surya yang lebih besar!</p>
<p>Jadi kamu tahu mengapa tidak memungkinkan bagi kita untuk memperoleh gambaran tentang ukuran alam semesta. Kadang-kadang para ilmuwan berpendapat bahwa alam semesta ini mengembang. Ini berarti bahwa setiap beberapa miliar tahun, dua buah galaksi masing-masing akan menjadi dua kali lebih besar dari ukuran sebelumnya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritakan.com/sains/berapa-besar-ukuran-alam-semesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bentuk Bulat Planet Bumi diterangkan dalam Al-Qur’an</title>
		<link>http://ceritakan.com/sains/bentuk-bulat-planet-bumi-diterangkan-dalam-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://ceritakan.com/sains/bentuk-bulat-planet-bumi-diterangkan-dalam-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 11:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>YaNoWa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[alquran]]></category>
		<category><![CDATA[ayat]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk planet]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[di terangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[menjelaskan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://789.wuu.jp/2008/11/bentuk-bulat-planet-bumi-diterangkan-dalam-al-qur%e2%80%99an/</guid>
		<description><![CDATA[
“Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…” (Al Qur’an, 39:5)
Dalam Al Qur’an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai “menutupkan” dalam ayat di atas adalah “takwir”. Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_7Q-DbTUFFh4/SSP4KmUl2kI/AAAAAAAAAcE/oJcyWoQtRUU/s1600-h/smiling-planet-earth-cartoon-2-thumb2794723.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270328849922906690" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_7Q-DbTUFFh4/SSP4KmUl2kI/AAAAAAAAAcE/oJcyWoQtRUU/s400/smiling-planet-earth-cartoon-2-thumb2794723.jpg" border="0" alt="" /></a><br />
“Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…” (Al Qur’an, 39:5)</p>
<p>Dalam Al Qur’an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai “menutupkan” dalam ayat di atas adalah “takwir”. Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.</p>
<p>Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi. Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al Qur’an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.</p>
<p>Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini. Sebaliknya, ayat-ayat Al Qur’an berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir. Oleh karena Al Qur’an adalah firman Allah, maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayatnya ketika menjelaskan jagat raya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritakan.com/sains/bentuk-bulat-planet-bumi-diterangkan-dalam-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
