Serangan militan di Yaman menewaskan empat tentara pemerintah

Bandara di Sanaa sempat ditutup sehari.

Bandara di Sanaa sempat ditutup sehari karena protes atas pemecatakan Kepala Staf AU.

Sedikitnya empat tentara tewas dalam sebuah serangan di sebuah pos militer di Yaman selatan yang dilakukan kelompok militan yang mempunyai hubungan dengan al-Qaeda.

Anggota kelompok Ansar al-Sharia melancarkan serangan di dekat kota Lawdar, di Provinsi Abyan, Senin (9/4), subuh waktu setempat.

Sumber-sumber dari masyarakat setempat menyebutkan 10 militan tewas dalam serangan atas pos militer yang dijaga oleh pasukan dari Brigade Militer 111 itu.

Pasukan pemerintah membalas serangan dan sempat terjadi pertarungan bersenjata sekitar sekitar tiga jam.

“Ini bukan upaya yang pertama kali, tapi merupakan serangan yang terbesar sampai saat ini,” kata seorang penduduk, Mohammed Naser kepada kantor berita Reuters.

Serangan atas pos militer yang terbaru ini terjadi 24 jam setelah serangan udara pemerintah atas kawasan yang dikuasai al-Qaeda di Yaman selatan dan timur, yang berlangsung sepanjang akhir pekan.

Ini bukan upaya yang pertama kali, tapi merupakan serangan yang terbesar sampai saat ini.

Kelompok Ansar al-Sharia -yang artinya Pendukung Syariah Islam- didirikan oleh para pejuang al-Qaeda untuk menanggapi gerakan kaum muda di Yaman yang menentang kelompok jihad yang bertujuan menggulingkan pemerintahan melalui jalan kekerasan.

Unjuk rasa menentang pemerintah Presiden Ali Abdullah Saleh -yang akhirnya mengundurkan diri- membuat Ansar al-Sharia mendapatkan momentum untuk meningkatkan perlawanannya dan berhasil menguasai sejumlah kawasan di Yaman selatan.

Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi, yang mulai berkuasa sejak akhir Februari 2012, menempatkan keamanan di negaranya dengan ‘meneruskan perang melawan al-Qaeda’ sebagai prioritas dalam pemerintahannya.

Namun banyak yang menduga bahwa tugas menegakkan keamanan itu tidak mudah karena terjadinya konflik dalam tubuh militer di Yaman.

Pekan lalu, Sabtu (7/4), pasukan Angkatan Udara Yaman menyerang dan menutup bandar udara terbesar di ibukota, Sanaa, sebagai protes atas pemecatan komandan mereka. Bandara itu baru bisa beroperas kembali pada Minggu 8 April.

Sehari sebelumnya, Presiden Mansour Hadi memecat Jenderal Mohammad Saleh al-Ahmar dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Udara karena secara terbuka menyatakan perlawanan atas kepemimpinan presiden.

Sementara itu laporan-laporan menyebutkan bahwa tiga truk mencuri sejumlah senjata dan amunisi dari pangkalan Angkatan Udara Al-Dailami, Minggu (8/4).

Situs harian Al-Sahwah menyebutkan bahwa mereka mendapat perintah untuk mengambil senjata dan amunisi itu dari Jenderal Mohammad Saleh al-Ahmar.