Sidang Doktor Hotman Penuh Gelak Tawa
BANDUNG – Sidang promosi doktor Hotman Paris Hutapea berlangsung cair, bahkan penuh dengan gelak tawa. Hal itu berbeda dengan suasana sidang saintis umumnya, yang cenderung formal, bahkan angker. Terlebih sidang promosi gelar doktor.
Itu terjadi karena gaya dan jawaban yang dilontarkan Hotman dalam sidang ilmiah yang tidak berbeda saat dia menghadapi sidang di pengadilan.
Bahkan tim penguji yang dipimpin Prof. Dr. Lili Rasjidi menyatakan, supaya Hotman menjawab dengan gaya saintis bukan gaya pengecara. “Ini ruang sidang ilmiah bukan pengadilan,” kelakar Lili.
Mendengar tim penguji setengah bercanda, pengunjung yang terdiri dari artis ibu kota, pengacara dalam negeri dan asing, pejabat kehakiman, sontak tertawa.
Pertanyaan lain yang membuat hadirin sidang tertawa adalah saat Tim Promotor Doktor Hotman yang dipimpin Prof. Dr. Djuhaendah Hasan menyodorkan pertanyaan yang membuat Hotman sedikit bingung. “Saudara ditunjuk kepailitan hingga masalah artis, mana yang lebih sulit?”
Hotman menjawab diplomatis, soal kepaillitan memang berbeda dengan masalah artis. Masing-masing ada kesulitannya. “Kepailitan terkait masalah bisnis. Dari sisi selebritis tentu ada aspek marketing dan lingkup haram-haramnya. Keduanya punya kesulitan tersendiri,” jawab Hotman, kembali memancing tawa hadirin.
Dalam sidang promosi doktor ilmu hukum di Program Pascasarjana Universitas Padjdjaran (Unpad) itu, Hotman lulus dengan yudisium cum laude. Hotman mengakui, sangat bersyukur terkait gelar doktor yang baru diraihnya. “Saya harus pulang pegi ke pasar buku Palasari untuk cari buku. Setiap ketemu, saya kontak Tim Promotor karena senang,” tuturnya.
Hotman merupakan pria kelahiran Tapanuli 1959. Masa kerjanya di bidang hukum sudah mencapai 29 tahun. Dia banyak menangani international business serta banking and finance litigation.
Pendiri dan Senior Partner Law Firm Hotman Paris & Partners ini juga memiliki pengalaman di Corporate & Litigation Lawyer yang didapatnya sebagai Associate Lawyer di International Law Firm Makarim & Taira di bawah bimbingan pengacara asing dari berbagai negara seperti Amerika Serikat (Mr Austin Pulle), Australia (Philip Christinsin), Inggris, dan Singapura.
Setelah 10 tahun di bawah bimbingan pengacara asing, karirnya meningkat menjadi pimpinan para pengacara asing dengan jabatan sebagai partner pimpinan di Law Firm Makarim & Taira bersama DR. Nono Anwar Makarim.
Salah satu kasus yang berhasil ditangani Hotman hingga melambungkan namanya di bidang kepengacaraan adalah gugatannya terhadap pembatalan Obligasi Dijamin melawan berbagai finance companies dari berbagai negara di dunia.
Dalam perkara obligasi PT Lontar Papyrus Pulp dan Paper dan PT Indah Kiat Tbk itu, Hotman menang. Kasus ini merupakan kasus default obligasi terbesar nilainya dalam sejarah pasar modal dan perbankan di Indonesia.(rfa)
riwayat hidup hotman paris hutapea (7)kisah hidup hotman paris hutapea (4)perjalanan hidup hotman paris (3)riwayat hidup hotman paris (3)kisah hidup para advokat (1)obligasi lontar papyrus default (1)pengacara pailit hotman paris hutapea (1)autobiografi hotman paris (1)perjalanan hidup hotman paris hutapea (1)perjalanan karir hotman paris hutapea (1)






