Belanda Tidak Akui Proklamasi 17 Agustus


Internasional

Belanda Tidak Akui Proklamasi 17 Agustus
Oleh : Adi Supriadi

11-Aug-2008, 21:59:12 WIB – [www.kabarindonesia.com]

KabarIndoensia – Putuskan hubungan diplomatik dengan Belanda, jika mereka tak juga mengakui proklamasi RI 17 Agustus 1945!

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komite Utang Kehormatan Belanda (KUKB), Batara R. Hutagalung, Senin (11/8), di sela-sela acara seminar “Indonesia Menggugat” menguak kejahatan agresi militer Belanda, di Gedung Joeang 45, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat.

“Bila secara de jure belum mengakui kemerdekaan RI maka sebaiknya segera diputuskan hubungan diplomatik,” tegas Batara.

Ia juga menyayangkan sikap pemerintah yang tidak tegas terhadap sikap pemerintah Belanda yang hanya mengakui kemerdekaan RI setiap tanggal 27 Desember.

“Belanda menganggap bahwa tindakan mereka pada tahun ’45 hingga ’49 karena melawan penjahat dan perampok. Kalau mereka mengakui kemerdekaan 17 Agustus berarti mengakui telah melakukan agresi militer dan penjahat perang,” tutur Batara.

Sebaiknya, sambung dia, bila bangsa Indonesia menerima keinginan Belanda yang hanya mengakui kemerdekaan RI pada tanggal 27 Desember 1949, berarti menghina status para pahlawan yang mengorbankan diri untuk kemerdekaan RI.

“Kalau kita mengakui 27 Desember berarti semua yang ada di makam pahlawan adalah perusuh dan perampok. Makanya kita harus mempertahankan,” tandas dia.

Read Posts from other site