Dua Perguruan Silat Saling Serang
TULUNGAGUNG- Ratusan orang bercadar mengamuk dan menyerang warung kopi di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Diduga penyerangan itu bermotifkan dendam kesumat. Serangan balasan tersebut diperkirakan akan menyeret ke perselisihan antar perguruan bela diri.
Sebab, kedua kelompok yang bertikai tersebut berasal dari padepokan yang berbeda. Karenanya, kepolisian langsung melakukan pertemuan bersama dengan para pimpinan bela diri. “Dan semua pimpinan (bela diri) sepenuhnya menyerahkan permasalahan ini ke ranah hukum, “ujar Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Wijayanto kepada wartawan, Selasa (24/5/2011).
Dalam permasalahan itu polisi telah mengamankan dua orang pemuda asal Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat. Kedua pemuda yang berinisial As, 26 dan Ar, 20 diringkus di masing-masing rumahnya Senin malam. Oleh petugas keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka.
“Yang kita fokuskan disini adalah perbuatan hukumnya. Siapapun yang melanggar akan kita tindak hingga tuntas, “tegas Agus.
Dalam pertemuan dengan para “suhu” bela diri tersebut, Agus juga mengiimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang berlebih. Seperti saat momen kenaikan tingkat, diharapkan tidak diikuti dengan show of force.
Sebab seperti yang terjadi, setiap kenaikan tingkat, murid-murid perguruan silat kerapkali melakukan konvoi dengan masih lengkap mengenakan atribut perguruanya. “Selain bisa memancing reaksi kelompok lain, tentunya hal itu juga membuat tidak nyaman masyarakat lainya, “terang Agus.
Informasi yang dihimpun, selain perguruan silat Pagar Nusa, di wilayah Kecamatan Campurdarat, Bandung dan Besuki merupakan basis bela diri Setia Hati Teratai Putih dan Kera Sakti.
Mengenai peran tersangka As dan Ar, selain diduga sebagai pemicu penyerangan ratusan orang bercadar, keduanya juga terbukti melukai Supriyono dan Dedi, warga Desa Besuki dengan sebuah roti kalung. Bentrok yang diduga karena tersinggung akibat tatapan mata itu terjadi Jumat malam (20/5/2011) di sebuah warung kopi Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat.
Menurut Kasatreskrim Ajun Komisaris Polisi I Gede, dari perkelahian tersebut, diduga kuat berlanjut pada penyerbuan pengunjung warkop Minggu (22/5) siang di Desa Sawo. Serangan ini mengakibatkan lima pemuda warga Desa Sawo mengalami luka serius di kepala dan harus dilarikan ke puskesmas setempat.”Yang pasti kita tidak ingin gegabah. Kita akan urai benang permasalahanya satu persatu, “paparnya. Dalam kasus ini para tersangka akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.(Solichan Arif/Koran SI/ugo)
pagar nusa vs setia hati (539)video pagar nusa vs setia hati (42)www pagar nusa com (19)wallpaper pagar nusa (17)video pagar nusa (16)www pagar nusa (15)setia hati vs pagar nusa (14)pagar nusa vs kera sakti (8)video pagar nusa vs kera sakti (7)setia hati terate vs pagar nusa (6)






