Hidup Tak Seimbang Picu Diabetes Melitus

Lifestyle » Fit and Beauty » Hidup Tak Seimbang Picu Diabetes Melitus

Minggu, 8 Mei 2011 – 13:24 wib
Dwi Indah Nurcahyani – Okezone

APAKAH aktivitas harian Anda cukup tinggi? Sudahkah Anda memenuhinya dengan kebutuhan gizi yang cukup? Jika belum, bersiaplah menghadapi ancaman serangan jantung atau diabetes militus tipe 2.

Di Ibu Kota, berbagai aktivitas yang padat memang menjadi pemandangan lazim bagi warga yang bernaung di dalamnya. Duduk seharian dan berkutat di depan komputer selama berjam-jam, bercengkrama dengan Blackberry, dan lupa mengasup makanan dengan menu seimbang adalah kebiasaan para kosmopolit. Tak heran, ancaman penyakit degerenatif seperti diabetes millitus, jantung, dan penyakit lainnya turut menghantui.

Seperti dilaporkan penelitian di berbagai daerah di Indonesia, pada era 2000 menunjukkan prevalensi yang sangat tajam mengenai salah satu penyakit degeneratif seperti diabetes millitus tipe 2 yang disebabkan pola hidup yang buruk.

Di Jakarta, di mana bermukim banyak masyarakat urban, dari prevalensi 1,7 persen pada tahun 1982 menjadi 5,7 persen tahun 1999, kemudian menjadi 12,8 persen di tahun 2001. Sementara itu berdasarkan data Badan Statistik Indonesia di tahun 2003 diperkirakan penduduk Indonesia yang berusia di atas 20 tahun adalah sebesar 133 jiwa.

Dengan prevalensi diabetes millitus pada daerah urban sebesar 14,7 persen dan daerah rural sebesar 7,2 persen maka diperkirakan tahun 2003 terdapat penyandang diabetes sejumlah 8,2 juta di daerah urban, dan 5,5 juta di daerah rural.

Selanjutnya, berdasarkan pola pertambahan penduduk diperkirakan akan terdapat 12 juta penyandang diabetes di daerah urban dan 8,1 juta di daerah rural.

Berdasarkan kondisi tersebut menggugah FitActive, minuman nutrisi dari Orang Tua Grup menggulirkan kampanye “Do you Live a FitAvtive Life?” yang dihelat di Jakarta sebagai kota pembuka. Di sini, FitActive mengadakan kegiatan fun bike dan talkshow hari ini.

“Melalui program ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia memiliki pola hidup sehat dan seimbang. Dengan memiliki tubuh yang fit, berarti tubuh kita sehat dan tercukupi nutrisinya serta aktif karena kita rajin bergerak dan secara rutin melakukan olahraga. Akhirnya, kualitas kesehatan masyarakat pun akan meningkat,” kata Public Relations Manager Orang Tua Grup Yuna Kristina.

Dr Ida Gunawan Ms, Sp, GK, spesialist gizi klinik turut mendukung sekali kampanye tersebut. Dia menyepakati bahwa ketidakseimbangan pola hidup ini terjadi terutama pada masyarakat kota besar di mana waktu sangat berharga karena tuntutan pekerjaan dan ekonomi.

“Tanpa disadari, mereka melupakan pola hidup yang FitActive dengan alasan keterbatasan waktu. Akibatnya, dari sejumlah hasil penelitian yang dilakukan pada masyarakat perkotaan, penyakit-penyakit degeneratif seperti diabetes mellitus, jantung dan penyakit lainnya semakin banyak diderita oleh mereka yang masih berusia atau dibawah 40 tahun,” ungkap Dr Ida dalam talkshow yang digelar di Cup & Cino, Plaza Semanggi, Jakarta, Minggu (8/5/2011).

Untuk mengatasi hal tersebut, penerapan pola hidup sehat pun harus digalakkan dalam kehidupan sehari-hari. Anda perlu menerapkan pola makan sehat, lengkap dan seimbang, olahraga teratur, serta menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat merusak tubuh menjadi syarat terpenting.

Jadi, sudahkan Anda menerapkan pola hidup sehat, aktif dan seimbang?

(nsa)

Komentar ( 0 ):

Read Posts from other site